Kaspersky mengungkapkan, sebanyak 31,3 persen program-program jahat komputer via internet berasal dari China. Untuk urutan kedua diduduki oleh negara Amerika Serikat yang berkontribusi sekira 12,8 persen.
Sedangkan negara-negara lain sumber program jahat berasal dari India, Italia dan Jerman. Hal itu didasarkan pada data yang dikeluarkan Kaspersky sepanjang Oktober 2009, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/11/2009).
Data yang digunakan dikumpulkan dari semua produk yang menggunakan Kaspersky Security Network (KSN), yaitu produk-produk dari lini versi 2009 dan 2010.
Selain itu, kaspersky mengeluarkan daftar Top 20 berisi program-program jahat, adware, dan program-program yang secara potensial tidak diinginkan, yang terdeteksi dan dinetralisasi saat diakses untuk pertama kali, dengan kata lain melalui pemindai on-access.
Sepanjang Oktober 2009, Kaspersky menemukan bahwa Net-Worm.Win32.Kido.ir yang sebelumnya menempati urutan ketiga pada daftar bulan lalu, meningkat menjadi urutan pertama menggantikan Net-Worm.Win32.Kido.ih. Diketahui, Win32.kido.ir menyerang sekira 344745.
Net-Worm.Win32.Kido.ir, yang muncul pertama kali bulan lalu, telah menggantikan pemimpin lama, Kido.ih. Hal ini sekali lagi menunjukkan removable media yang terinfeksi adalah sumber utama infeksi.
Masih mengenai removable media, Autorun.dui, yang muncul secara reguler dalam daftar, telah ditemani oleh program yang sangat mirip, Autorun.awkp, yang berada di peringkat ke 9. Program-program jahat tersebut secara otomatis menjalankan malware dalam media yang dapat dipindahkan.
My Partner
- Online Marketing
- Undangan Pernikahan
- Frisnanda Center
- Finance Blog
- Computer Support
- KajianOnline.com -baca artikel kajian, kirim tulisan, dan konsultasi Islam
- Property & Investment
- ben 10 alien swarm
- Dota AI map Download
- JASA PEMBUATAN WEBSITE
- All in One Computer
- Internet Fresh Out Creative
- Jewelry Forum
- Building wealth strategy
- Technology blogs
- Health information blogs
- Personal Finance
- Submit Web Gratis
- lowongan kerja fresh
- sulap
join.............
Ayo isi Buku Tamunya
link teman
- Kerja Keras Adalah Energi Kita
- Alumni SMK YAMSIK
- Sekedar Kenangan Saja
- avivblog
- BlogAndy
- katakataku weblog
- dede purnama
- devit
- ebook
- ezanggi
- fs-codes
- ggcemara
- Hadi
- hameedfinder
- Hilaludin Wahid
- marbot yamsik
- pa DiKy
- pelajar sumedang
- promosi Blog
- roni TI
- smayamtala
- smekanfive
- terlalu-pintar
- tips-trik
- trik-tips
- muja94
- pras2009
- budiawan-hutasoit
- blogger-holic
- mountinblack
- newtv-phone
- eri-communicator
- purwasuka
- plusminus88
- sman3kng
- perpustakaan.sman3kuningan
- facebook guru smakos-kng
- jejakjari007
- berbagi-emoticon-plurk
- plurk-emoticons
- dodinur
- puisiku
- C S
- handycraftstore
- smkn1bongas
- mrwindu-back2nature
- collection27
- karinafotocollection
- revolvermaps
- divine-music
yang ngintip
edit photo online
Jumat, 13 November 2009
China & Amerika Sumber Virus, Trojan, Spyware & Malware
Diposting oleh
ReedhoParker
di
09.38
2
komentar
Label: Berita
Sabtu, 31 Oktober 2009
Facebook menang di Pengandilan melawan Spammer
Facebook menang di pengadilan melawan seorang raja spam bernama Sanford Wallace. Situs yang digagas Mark Zuckerberg ini pun mendapat ganti rugi cukup besar, sebanyak US$ 711 juta atau sekitar Rp 7 triliun.
Hakim Jeremy Fogel dari U.S. District Court of the Northern District of California menyatakan Wallace bersalah melakukan marketing via e-mail dengan cara yang tidak benar. Ia menebar pesan sampah yang mengganggu banyak pengguna Facebook.
Facebook menyambut gembira keputusan yang berpotensi bikin jera spammer lainnya ini. "Ini adalah salah satu kemenangan penting dalam perjuangan kami melawan spam, kami akan terus melanjutkannya," ujar Sam O'Rourke dari bagian legal Facebook.
Facebook menggugat Sanford pada bulan Februari lalu. Dia dituding menggunakan situs phishing untuk menjebak para pengguna Facebook dan mengakses account mereka, dalam rangka mendistribusikan spam.
Sanford sendiri dijuluki raja spam karena jadi pelaku penyebaran pesan sampah kelas kakap. Perusahaannya yang bernama Cyber Promotions pernah mengirim sampai 30 juta e-mail spam per hari. Dia berulang kali berurusan dengan hukum karena ulahnya.
Meski terhitung selangit, jumlah denda atas kasus spam ini bukanlah yang terbesar bagi Facebook. Sebab sebelumnya, mereka juga pernah menang dalam kasus spam melawan tersangka Adam Guerbez tahun lalu, dengan denda US$ 873 juta. (detik/cnet)
(ketok.com)
Diposting oleh
ReedhoParker
di
02.27
3
komentar
Label: Berita
Rabu, 21 Oktober 2009
Dreamworks Larang Aktor & Aktrisnya Akses Twitter
Sejumlah selebriti Hollywood terkena imbas larangan membuka akun di situs mikro blogging, Twitter oleh perusahaan pembuat film.
Baru-baru ini giliran pemain film Charlie Angels, Cameron Diaz dan Mike Myers dilarang perusahaan pembuat Film, Dreamworks Studio untuk 'ngetweet'. Dalam kontrak pembuatan lanjutan film animasi Shrek mendatang, dicantumkan pasal larangan ikut ke dalam Twitter.
Aktris kelahiran 30 Agustus 1972 itu diketahui merupakan pengisi suara Princess Fiona dalam film Animasi Shrek yang muncul pertama kali tahun 2001. Sedangkan Myers, dikenal sebagai pengisi suara Shrek.
Dream works mengeluarkan kebijakkan tersebut, karena menganggap 'Ngetweet' dapat merusak industri perfilman.
Dream Works ingin menghentikan aktor dan aktrisnya agar tidak membocorkan setiap informasi film yang akan dibuat di mikro blogging tersebut. Itulah sebabnya banyak perusahaan yang mencantumkan pasal larangan membuka akun twitter dalam kontraknya.
Sebenarnya, tak hanya Dreamworks, Disney juga diketahui melarang sejumlah artisnya untuk memberikan informasi di situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter atau blog pribadi.
"Ini hanyalah permulaan. Hollywood punya sejarah panjang mengontrol apa yang harus dikatakan para bintang di media," ungkap seorang sumber dari kalangan pengacara artis. (Telegraph/Detik)
Diposting oleh
ReedhoParker
di
19.05
0
komentar
Label: Berita
Sejumlah selebriti Hollywood terkena imbas larangan membuka akun di situs mikro blogging, Twitter oleh perusahaan pembuat film.
Baru-baru ini giliran pemain film Charlie Angels, Cameron Diaz dan Mike Myers dilarang perusahaan pembuat Film, Dreamworks Studio untuk 'ngetweet'. Dalam kontrak pembuatan lanjutan film animasi Shrek mendatang, dicantumkan pasal larangan ikut ke dalam Twitter.
Aktris kelahiran 30 Agustus 1972 itu diketahui merupakan pengisi suara Princess Fiona dalam film Animasi Shrek yang muncul pertama kali tahun 2001. Sedangkan Myers, dikenal sebagai pengisi suara Shrek.
Dream works mengeluarkan kebijakkan tersebut, karena menganggap 'Ngetweet' dapat merusak industri perfilman.
Dream Works ingin menghentikan aktor dan aktrisnya agar tidak membocorkan setiap informasi film yang akan dibuat di mikro blogging tersebut. Itulah sebabnya banyak perusahaan yang mencantumkan pasal larangan membuka akun twitter dalam kontraknya.
Sebenarnya, tak hanya Dreamworks, Disney juga diketahui melarang sejumlah artisnya untuk memberikan informasi di situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter atau blog pribadi.
"Ini hanyalah permulaan. Hollywood punya sejarah panjang mengontrol apa yang harus dikatakan para bintang di media," ungkap seorang sumber dari kalangan pengacara artis. (Telegraph/Detik)
Diposting oleh
ReedhoParker
di
19.05
0
komentar
Label: Berita
Selasa, 06 Oktober 2009
Korban Gempa Sumatera Selamat Karena SMS
Tuhan masih memberikan kehidupan bagi sebagian korban gempa di Sumatera Barat. Meski telah terperangkap cukup lama, beberapa dari mereka berhasil diselamatkan karena SMS yang dikirimkan.
Johson Chandra misalnya. Pria berusia 30 tahun itu berhasil diselamatkan oleh tim evakuasi setelah ia memberitahukan posisinya kepada sang ayah, yang berada di Jakarta melalui sebuah pesan singkat di ponsel.
"Tolong, saya terjebak. Posisi saja berada di dekat tangga rumah," tulis Chandra dalam SMS tersebut.
Awalnya, saat gempa terjadi, Chandra berpikir gempa tersebut hanyalah sebuah goyangan kecil sehingga ia tidak langsung berlari ke luar rumah. Namun ketika gempa berskala 7.6 skala richter itu mulai mengganas, Chandra malah terlambat menyelamatkan diri. Ia terperangkap di rumahnya berlantai 3. Saat itu pula, lantai 3 rumahnya telah bersatu dengan lantai 1, tempat ia terperangkap dalam reruntuhan gedung.
"Saat itu saya masih memegang ponsel. Dari ponsel itu saya berusaha untuk menelepon siapa saja. Namun sayangnya, sinyal ponsel tidak bersahabat. Oleh karena itu saya putuskan untuk mengirimkan SMS yang memberitahukan posisi saya terperangkap," tutur Chandra.
Selepas SMS yang ia kirimkan, tim evakuasi pun datang untuk menyelamatkannya, 10 jam setelah gempa terjadi.
"Saya dengar suara-suara orang. Lalu saya buat keributan dengan memukul palu terus menerus, sampai akhirnya mereka menemukan saya," kata Chandra.
Chandra memang harus bersyukur dirinya selamat dan telah ditemukan. Di belahan bumi Minang lainnya, beberapa orang melakukan hal yang sama, mengirimkan SMS ke pihak kepolisian, namun mereka belum ditemukan.
Seorang polisi Padang mengaku menerima sebuah SMS yang memberitahukan masih ada beberapa orang yang masih hidup namun terperangkap di reruntuhan Hotel Ambacang, Padang.
"Hati-hati ketika memindahkan reruntuhan di Hotel Ambacang. Masih ada tujuh orang yang hidup di sini," tulis SMS tersebut kepada sang polisi yang bernama Boy Rafi Amar.
Menurut Amar, bisa jadi mereka terperangkap di ruangan seperti lobi, ruang konferensi ataupun kolam renang. Bahkan menurut Amar, kemungkinan tidak hanya 7 orang yang terperangkap di hotel tersebut tapi jumlahnya mencapai 600 orang, yang sebagian kecil merupakan orang asing.
Pasalnya, saat gempa terjadi, di hotel tersebut sedang terjadi pertemuan yang diadakan oleh Departemen Perikanan dan juga perusahaan asuransi Prudential. (Reuters/Okezone)
Diposting oleh
ReedhoParker
di
10.17
1 komentar
Label: Berita
Jumat, 02 Oktober 2009
Rabu, 02 September 2009
Anak Jual Orang Tua Seharga US$155
Ada-ada gajah eh salah maksudnya ada-ada saja yah jaman sekarang seorang anak di Connecticut, Amerika Serikat, bikin heboh dengan menjual kedua orang tuanya sendiri di situs klasifikasi iklan, Craigslist, untungnya bukan di negara kita negara indonesia. Pelaku bernama Michael Amatrudo bahkan cuma membanderol harga yang sangat murah, yakni US$ 155 atau sekitar Rp 1,5 juta.
"Orang tua yang benar-benar sempurna seharga US$ 155. Aku telah mendapat banyak manfaat dari keduanya, namun sekarang waktunya untuk melangkah. Mereka berdua dalam kondisi bagus. Mereka masih akan hidup cukup lama..." demikian tertera dalam iklan bersangkutan.
Matrudo mengaku sering mengunjungi Craiglsit dan sering pula keheranan dengan barang-barang unik yang dijual pengunjung demi mendapat uang. Itu membuatnya ingin mencoba hal yang sama.
"Aku pun coba menjual sesuatu yang unik," tukas Amatrudo. Tentunya, Amatrudo tidak benar-benar berniat menjual orang tuanya melainkan hanya dimaksudkan untuk candaan.
Dan ternyata, banyak orang yang mengirimkan e-mail tanggapan terkait iklan itu. Namun sebagian besar dari mereka tahu bahwa iklan tersebut tidak sungguhan.
Lalu bagaimana tanggapan orang tua Amatrudo mengetahui ulah anaknya yang kurang ajar? Rupanya mereka sama sekali tidak marah dan malah menanggapinya dengan nada canda.
"Aku tidak terkejut. Semua anakku punya rasa humor. Kami suka itu," tukas Arlene Amatrudo, ibu dari Amatrudo. (FOX61/detik)
Diposting oleh
ReedhoParker
di
00.09
0
komentar
Label: Berita





